• Jl. Gaya Motor II No.1 Sunter II

WPML Sigap

SIGAP Gelar Pendidikan Gada Utama Angkatan ke-22 dengan Protokol Kesehatan

SIGAPNEWS|Bogor–Dalam rangka meningkatkan kompetensi Satuan Pengamanan tingkat Manajer, SIGAP kembali menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan Gada Utama angkatan ke-22. Kegiatan yang berlangung pada tanggal 22-27 November 2020 ini, diikuti sebanyak 29 peserta dari berbagai perusahaan swasta maupun BUMN.

Pendidikan Gada Utama ini dibuka oleh Kasubditkomsatpam/ Polsus Ditbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri, Kombes Pol Irhamni, S.IK., M.H, dan didampingi oleh Direktur Commercial SIGAP M. Budhi Setiawan dan Direktur Operasional SIGAP Harjanto Nurya Hadiwijaya, Selasa (24/11/2020).

Sambutan Kabaharkam Polri yang dibacakan oleh Kombes Pol Irhamni, S.IK., M.H, menyebutkan tujuan pelatihan Gada Utama ialah untuk menghasilkan manager Satuan Pengamanan yang memiliki sikap mental, kepribadian, kesamaptaan fisik dan memiliki pengetahuan serta keterampilan sebagai manager/chief security dengan kemampuan melakukan analisa tugas dan kegiatan, kemampuan mengelola sumber daya serta kemampuan pemecahan masalah dalam lingkup tugas dan tanggung jawabnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pelatihan Gada Utama yang diselenggarakan ini menggunakan pola 100 jam pelajaran telah sesuai dengan Peraturan Kapolri nomor 2 tahun 2007 tentang sistem manajemen pengamanan organisasi, perusahaan dan/atau instansi/lembaga pemerintah, walaupun Peraturan Kepolisian nomor 4 tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa telah diundangkan.

Irhamni menjelaskan, namun demikian materi pada Peraturan Kapolri nomor 24 tahun 2007 masih relevan dan diselaraskan dengan kebutuhan dan perkembangan industrial security mencakup  pengantar  pelatihan, pembinaan kepribadian, pengetahuan dan keterampilan, sistem manajemen pengamanan, perundang-undangan, kesamaptaan dan lain-lain.

“Pada masa pandemi Covid–19, saat ini kekuatan Polri terfokus pada tugas pengamanan percepatan pemulihan perekonomian sembari tetap menegakkan aturan pendisiplinan di masa adaptasi kebiasaan baru, sehingga tugas pengamanan di sektor terdepan sangat membutuhkan peran Satuan Pengamanan untuk dapat mengendalikan situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan kerja masing-masing,” ungkapnya.

Khusus para security manager tidak cukup hanya bermodalkan aspek teknis yang berhubungan dengan peralatan  keamanan,   akan   tetapi   juga    aspek–aspek sosial, psikologis bahkan aspek politis yang perlu menjadi bahan pertimbangan dalam rangka mengambil keputusan.

“Materi pelatihan Gada Utama cukup memadai, materi-materi yang akan disajikan sudah sesuai  dengan  tuntutan atau kebutuhan  bagi para security manager saat ini, namun demikian mengingat alokasi waktu pelatihan yang relatif singkat, saya berharap agar waktunya dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin,” pungkasnya.

“Saya sampaikan pesan kepada seluruh pihak terkait, agar selama proses pelatihan ini tetap melaksanakan protokol kesehatan dan tidak mengganggap remeh situasi pandemi Covid–19 dengan harapan agar kita dapat menyelesaikan pelatihan yang singkat ini dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Bigland Sentul, Bogor ini mengikuti protokol kesehatan karena dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19. Panitia juga melakukan pembatasan jumlah peserta, melakukan cek urine dan rapid test. Selama acara berlangsung, peserta wajib menggunakan APD seperti masker dan face shield, menyediakan hand sanitizer, mengatur jarak serta melakukan cek rutin suhu tubuh. Selain itu, untuk membatasi kontak fisik maka masing-masing peserta juga mendapatkan fasilitas kamar hotel satu per satu. [Ega]

Read More

Direktur Commercial Sidak Walka SIGAP Rute Mangga Besar-Jakarta Kota

SIGAPNEWS|Jakarta—Direktur Commercial SIGAP, M.Budhi Setiawan melakukan sidak kepada para petugas kemanan yang bertugas di rangkaian kereta (Walka) rute stasiun Mangga Besar hingga Jakarta Kota pada Senin (23/11/2020). Sidak tersebut dilakukan dalam rangka memastikan aktivitas penjagaan keamanan, kesiapan serta kondisi personel di lapangan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

Dalam rangkaian kunjungannya, Budhi berdialog dengan beberapa personel Walka khususnya mengenai kesan-kesan mereka selama bergabung bersama SIGAP. Selain itu, ia juga melakukan pengecekan terhadap atribut dan kelengkapan Walka selama bertugas.

“Kami sangat peduli dengan teman-teman Walka yang berada di lapangan sehingga sebagai wujud perhatian kami kepada mereka maka kami melakukan kunjungan secara langsung untuk melihat situasi dan kondisinya”, ujarnya.

Di akhir kunjungannya, Budhi menyempatkan diri untuk bertemu dengan Wakil Kepala Stasiun Mangga Besar dan dari dialog tersebut didapat bahwa pelayanan SIGAP selama ini sangat baik dan memuaskan.

“Saya berpesan kepada seluruh tim Walka untuk senantiasa konsisten dalam menjalankan tugas, meningkatkan performancenya dan lakukan sesuai dengan SOP yang berlaku”, tambahnya.

“Kita harus selalu mempertahankan kepercayaan user karena itu adalah kunci utama dalam suatu proses pelayanan. Semoga dengan kegiatan ini, kita dapat memperbaiki dan meningkatkan seluruh aspek dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap user”, tutupnya. [Ega]

Read More

Direktur Operasional Lakukan Sidak ke Posko Pengamanan Walka SIGAP Rute Manggarai-Depok-Bogor

SIGAPNEWS|Jakarta—Pada hari Rabu (18/11/2020), Divisi Operasional SIGAP menggelar sidak ke stasiun dan posko-posko para petugas kemanan rangkaian kereta (Walka) yang berada di Manggarai, Depok dan Bogor. Sidak yang dipimpin langsung oleh Direktur Operasional SIGAP, Harjanto Nurya Hadiwijaya, didampingi Kepala Divisi, Kepala Departemen, Kepala Seksi serta ARH Bogor ini dalam rangka memastikan aktivitas penjagaan serta kesiapan dan kondisi personel di lapangan.

Direktur Operasional memberikan arahan kepada Korwal dan Walka untuk senantiasa menjalankan protokol kesehatan, kesiapan dalam bertugas, meningkatkan kinerja kerja sehari-hari, serta taat akan SOP yan berlaku.

Selain melakukan dialog dengan Walka, ia juga berkunjung ke posko-posko pengamanan di setiap stasiun dan rumah singgah bagi Walka untuk melihat kondisi serta fasilitas yang ada dalam mendukung tugas mereka sehari-hari.

Sementara, Teguh Irmawan selaku Kepala Seksi Pengamanan SIGAP menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu layanan SIGAP kepada user dalam melakukan pengawasan secara langsung kepada anggota di lapangan.

“Dengan terjun langsung ke lapangan, kita betul-betul mengetahui kondisi yang sebenarnnya dan melihat serta mendengar kendala yang di hadapi oleh personel kita di lapangan”, Ujarnya.

Read More

Webinar SIGAP Bahas Remunerasi Profesi Satpam

SIGAPNEWS|Jakarta—SIGAP kembali mengadakan Intelligence Brief 6.0 dengan mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Struktur Skala Upah dan Remunerasi dengan Adanya Perpol No. 4 Tahun 2020” pada Selasa, (10/11/2020). Acara yang diadakan secara virtual melalui video conference ini dihadiri oleh 310 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Tema yang diangkat kali ini ini dilatarbelakangi oleh Webinar Intelligence Brief 5.0 sebelumnya, dimana banyak peserta yang memberikan tanggapan mengenai kesejahteraan Satpam dan hal tersebut menjadi perhatian berbagai kalangan.

Dirbinpotmas Baharkam Polri Brigjen Pol. Edy Murbowo, S.IK, M.Si di dapuk menjadi keynote speaker dalam webinar ini yang juga sekaligus sebagai perwakilan dari regulator. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) Republik Indonesia Adi Mahfudz WH,  Ketua Umum BPP Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Agoes Dermawan, SE. CCPS sebagai perwakilan dari penyedia jasa pengamanan, dan Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengguna Jasa Sekuriti Indonesia (APJASI) Leonard Abdul Aziz.

Presiden Direktur SIGAP, Suwito dalam sambutannya mengatakan bahwa SIGAP merasa perlu untuk turut berkontribusi dalam rangka mensosialisasikan Perpol No.4 Tahun 2020 dan melakukan proses pembelajaran serta mengajak seluruh stakeholder berperan aktif dalam hal tersebut.

“Kita semua sepakat bahwa Perpol tersebut bertujuan baik terutama untuk memuliakan profesi Satpam yang memiliki jenjang karir berdasarkan kompetensi dan masa kerja serta remunerasi yang lebih baik. Kami juga berharap dapat mendorong perubahan serta meningkatkan profesionalitas maupun kesejahteraan Satpam agar kedepan menjadi profesi yang membanggakan, dihargai dan diandalkan”, ungkap Suwito

Brigjen Pol Edy Murbowo menjelaskan bahwa untuk mewujudkan Perpol No. 4 Tahun 2020 ini diperlukan langkah-langkah yang tepat dari hulu, tengah, hingga ke hilir. Beliau menjelaskan ada tujuh langkah di hulu, enam langkah di tengah, dan tiga langkah di hilir yang perlu sinergi dan harmonisasi dari seluruh stakeholder.

“Peraturan turunan dari Perpol No.4 Tahun 2020 ini perlu disusun dengan melibatkan semua unsur baik dari penyedia jasa, pengguna jasa, dan juga perlu adanya aspirasi dari anggota Satpam itu sendiri sehingga kebijakan yang diambil dapat mengakomodir kepentingan berbagai pihak” jelas Edy.

Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) Republik Indonesia Adi Mahfudz, menjelaskan, bahwa Satpam berhak mendapatkan penghasilan layak yang terdiri dari upah (gaji pokok) serta non upah (tunjangan hari raya, tali asih, dll) dan jumlahnya dapat disesuaikan dengan kepangkatan Satpam.

“Struktur skala upah atau (Susu) Satpam ditentukan dengan kepangkatannya, jika dulu hanya dikenal anggota, danru, dan chief maka dalam Perpol baru ini ada Pelaksana, Supervisor, dan Manager yang masing-masing dibagi lagi menjadi 3 grade Pertama, Madya, Utama”, imbuhnya.

Perpol No.4 Tahun 2020 ini juga disambut baik oleh Ketua Umum ABUJAPI Agoes Dermawan. Menurutnya, peraturan turunan terkait dengan pengupahan dapat menjadi kado terindah di usia Satpam ke 40 tahun. Selama ini, Satpam masih dipandang profesi sebelah mata, padahal memiliki banyak kontribusi dalam membantu Polri untuk menjaga keamanan masyarakat.

“Jika kita melihat dari dalam Mal kita melihat Satpam, keluar Mal kita melihat Satpam, setiap kantor dijaga Satpam, artinya Satpam memiliki peran dan kontribusi untuk melaksanakan pam swakarsa dalam rangka membantu Polri menjaga kamtibmas. Oleh karena itu, profesi Satpam merupakan profesi mulia dan di harapkan Satpam kedepannya dapat menjadi profesi pilihan dan dilakukan dengan profesional.” tandasnya.

Peningkatan kualitas Satpam dengan adanya jenjang karir dan kepangkatan ini juga disambut baik oleh Asosiasi Pengguna Jasa Sekuriti Indonesia (APJASI). Sekjen APJASI Leonard Abdul Aziz, mengatakan, bahwa user sebaiknya tidak hanya fokus terhadap harga yang diberikan oleh penyedia jasa pengamanan, melainkan juga fokus pada kualitas yang dimiliki.

“Di era digital seperti saat ini, fungsi pengamanan tidak dapat hanya mengandalkan pengamanan fisik namun Satpam juga harus akrab dengan teknologi. Selain itu, upah diberikan juga harus sebanding dengan kompetensi Satpam yang menjaga instalasi perusahaan. Hal itu menjadi concern kami sebagai pengguna, sebab kami juga harus patuh pada regulasi dan sepakat bahwa Satpam merupakan profesi mulia yang berhak mendapatkan upah layak,” tambahnya.

Diskusi dalam webinar ini berjalan begitu dinamis dan menyerap banyak pendapat dan masukan dari berbagai unsur. Melalui webinar ini, seluruh pertanyaan dan hasil diskusi diharapkan dapat menjadi referensi bagi regulator dalam menyusun peraturan turunan dari Perpol No. 4 Tahun 2020 sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat benar-benar mewujudkan tujuan pemuliaan profesi Satpam. [Ega]

Read More

Jelajah Virtual Ke Desa Sejahtera Astra Kendal Penghasil Minyak Atsiri

SIGAPNEWS|Jakarta—Salah satu wujud nyata kepedulian Astra untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia adalah mengembangkan Kampung Berseri Astra (KBA) dan Desa Sejahtera Astra (DSA) yang kini tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Desa Sejahtera Astra yang berlokasi di Kendal, Jawa Tengah, saat ini merupakan daerah penghasil minyak atsiri yang terbuat dari ekstrak berbagai macam tumbuhan yang dipercaya memiliki manfaat untuk kesehatan.

Dalam mendukung kegiatan tersebut, Insan SIGAP berpartisipasi sebagai salah satu peserta dalam Workshop Lingkungan 2020 yang diadakan pada hari Selasa (10/11) serta dihadiri para wartawan, blogger dan tim Corporate Communications Grup Astra untuk mengunjungi DSA Kendal, Jawa Tengah, secara virtual.

Peserta diajak untuk melihat proses pembuatan minyak atsiri bersama penggerak DSA Kendal Khafidz Nasrullah. Hadir juga penerima apresiasi Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards 2020 bidang lingkungan Rizki Hamdani untuk berbincang mengenai kontribusinya sebagai penggagas kelompok santri tani milenial.

Peserta kemudian diajak mengenal lebih jauh tentang Pranaraksa Astra, yaitu Program Konservasi Keanekaragaman Buah Langka Nusantara.

 

Desa Pengekspor Minyak Atsiri

Sejak membina DSA di Kendal pada Juli 2019 hingga saat ini, Astra terus memotivasi dan membina masyarakat di sana untuk menanam serai (sereh) wangi, mengumpulkan daun cengkih sekaligus mengolah bahan baku dari minyak atsiri atau dikenal juga sebagai essential oil.

Khafidz mengatakan dulu tembakau menjadi satu-satunya komoditas utama. Namun, karena prospek ke depan dianggap tidak terlalu baik, tembakau pun ditinggalkan. Masyarakat mulai menanam sayuran dan buah, seperti cabai, kubis dan jambu biji.

Lalu pemerintah meluncurkan program Desa Mandiri Energi sekitar tahun 2012. “Masyarakat mendapat bibit jarak pagar untuk ditanam dengan harapan dapat diolah dan menghasilkan biodiesel, tapi belum memberikan hasil yang optimal,” ungkap Khafidz.

Hal itu membuatnya berinisiatif mencari tanaman alternatif untuk dibudidayakan bersama masyarakat. Pilihannya jatuh pada cengkih dan sereh wangi. Tahun 2013, dengan motivasi untuk berkembang, Khafidz mengajak masyarakat untuk masuk ke sebuah bidang usaha baru, yakni minyak atsiri.

Minyak atsiri merupakan minyak olahan yang dihasilkan dari berbagai bagian tumbuhan seperti akar, kulit, batang, daun, bunga dan biji. Untuk minyak atsiri berbahan baku cengkih, yang digunakan hanya daun yang berguguran atau layu. Daun cengkih yang sudah jatuh ke tanah memiliki kandungan minyak yang lebih tinggi ketimbang yang masih di pohon. Melihat masyarakat bersemangat, Khafidz pun mendirikan CV Nares dan menggagas sebuah label produk minyak atsiri, yakni Nares Essential Oil. “A hundred percent pure and natural essential oil,” jelas Khafidz.

Awalnya, masyarakat menjual bahan mentah daun cengkih kering dan daun sereh wangi kepada CV Nares dan pengepul lain. Lalu, muncul keinginan dari Khafidz agar nilai dari cengkih dan sereh wangi yang mereka jual menjadi lebih tinggi. Masyarakat dan Khafidz akhirnya dipertemukan nasib dengan Astra.

Dukungan Astra untuk DSA Kendal

Guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sana, Astra hadir dengan memberikan dukungan berupa fasilitas mesin pengolahan bahan baku minyak atsiri, pendampingan, dan pembinaan kepada masyarakat melalui sebuah program bernama Desa Sejahtera Astra. Payung usaha Khafidz, CV Nares, kemudian ditunjuk menjadi offtaker minyak atsiri yang dihasilkan masyarakat DSA Kendal.

Astra memberikan edukasi mengenai cara memproduksi minyak atsiri, mulai dari metode pengeringan bahan baku, pengetahuan soal bahan baku seperti apa yang siap diolah melalui mesin penyulingan, hingga tentang cara pengolahannya.

Tak berhenti di situ, Astra juga memberikan pelatihan kewirausahaan dan keterampilan nonteknis (soft skill) kepada masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada minyak atsiri. Mulai dari pelatihan pembuatan laporan keuangan, pelatihan membuat foto produk, manajemen UMKM, desain produk dan pengemasan, hingga promosi produk, dan lainnya.

Alhasil, kini produk minyak atsiri yang dihasilkan oleh produsen-produsen di DSA Kendal sudah mengikuti standar pengolahan industri. “Dulu suami saya jarang pulang ke rumah karena harus bekerja sebagai buruh bangunan yang pendapatannya tidak seberapa. Sekarang setelah ikut bekerja mengolah minyak atsiri, setiap hari bisa pulang ke rumah, dekat dengan keluarga, dan tentunya pendapatan jauh meningkat tiga sampai empat kali lipat,” ujar Suyanti, warga Desa Ngargosari, Kabupaten Kendal, yang merasakan dampak positif dari pelatihan dan pendampingan dari Astra.

Kini, produksi minyak atsiri dari DSA Kendal sudah diekspor ke berbagai negara seperti Jerman, Prancis dan Spanyol. Dengan adanya pembinaan oleh Astra, masyarakat memiliki harapan terhadap pertanian desanya masing-masing. Masyarakat percaya bahwa ada peluang lebih besar di sektor pertanian, terutama pengolahan minyak atsiri ini.

Semangat warga DSA Kendal sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa. [Ega & Tim Corcomm Astra International]

Read More

Perkenalan Direktur Baru SIGAP

SIGAPNEWS|Jakarta—Pada Senin (2/11/2020) di Aula Kantor Pusat PT Sigap Prima Astrea (SIGAP), dilaksanakan acara penyambutan dan perkenalan Direksi baru yang dihadiri oleh seluruh jajaran BoD, Kepala Divisi, Kepala Departemen, serta Kepala Seksi.

Pada kesempatan ini diperkenalkan Direktur Operasional, Haryanto Nurya Hadiwijaya. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi GA PT Astra Daihatsu Motor (2013-2020), Kepala Departemen GA-Investasi PT AI-DSO (2000-2013), Koordinator Security ASMO 3 (2010-Sekarang) serta Koordinator Land and Building ASMO 3 (2005-Sekarang). Beliau diangkat sesuai hasil RUPST PT Sigap Prima Astrea yang telah diselengarakan pada tanggal 12 Maret 2020 lalu.

Presiden Direktur SIGAP Suwito menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung kepada Direksi yang baru sekaligus melengkapi posisi Direksi SIGAP. “Dengan bergabungnya Pak Haryanto maka semakin menambah kekuatan SIGAP, mari kita saling bergandengan tangan dengan menjunjung tinggi integritas serta bekerja keras bersama dalam mewujudkan SIGAP sebagai BUJP terbaik”, pesan Suwito.

 

Haryanto Nurya Hadiwijaya mengatakan bahwa jabatan dan penugasannya di SIGAP merupakan hal yang membanggakan. “Saya sangat senang bisa bekerja dan bergabung dengan SIGAP yang sudah tidak asing lagi bagi saya dan berharap agar kita bisa saling bekerjasama serta berkolaborasi untuk mewujudkan pelayanan terbaik serta kepuasan bagi user,” tutur Haryanto.

Ia juga sepakat dengan pesan dari Suwito, bahwa dalam menjalankan tugas sehari-hari utamakan integrity, bekerja keras dan melayani karena pelayanan merupakan aset paling penting pada perusahaan yang bergerak di bidang jasa. “Mohon dukungan dan sinergi dari semuanya untuk membangun SIGAP lebih maju, lebih hebat, serta valuenya lebih tinggi,” tegas Haryanto.

Meskipun masih berada di tengah pandemi COVID-19, acara dapat berjalan secara khidmat dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada Direksi baru dari seluruh peserta yang hadir. [Ega]

Read More

Sigapstore.com, Inovasi SIGAP dalam Menjawab Kebutuhan Belanja Alat-Alat Keamanan

SIGAPNEWS|Jakarta—Belanja secara daring (online shopping) semakin diminati, apalagi untuk mereka yang sibuk dan hanya memiliki sedikit waktu. Dengan berbelanja online, konsumen dapat mencari barang hanya dengan cara mengklik untuk membeli barang tersebut tanpa harus bertatap muka secara langsung.

Untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan kepraktisan serta keamanan dalam berbelanja, SIGAP selalu melakukan inovasi dan melakukan update terhadap produk-produk yang di jual melalui platform e-commerce yaitu Sigapstore.com.

Sigapstore.com merupakan toko daring resmi SIGAP dan menjadi yang pertama di kalangan Badan Usaha Jasa Pengamanan, menyediakan berbagai macam solusi kebutuhan peralatan keamanan, keselamatan dan kesehatan dalam menunjang protokol COVID-19. Selain itu, Sigapstore.com juga menyediakan atribut dan kelengkapan untuk Satuan Pengamanan tentunya dengan metode pembayaran yang juga beragam, mudah dan cepat.

Kami juga menyediakan layanan konsultasi bagi para konsumen dalam menentukan konsep serta produk-produk keamanan yang sesuai bagi kebutuhan masing-masing, sehingga akan lebih tepat guna dan hal ini juga menjadi diferensiasi diantara online shopping lainnya.

Tidak perlu khawatir akan keamanan dalam bertransaksi di Sigapstore.com karena kami memegang prinsip kepercayaan serta kepuasan bagi seluruh konsumen.

Sigapstore.com adalah situs belanja online yang akan membantu dan mempermudah konsumen untuk mendapatkan barang-barang keamanan yang diinginkan dan sesuai kebutuhan. Selamat mencoba. [Ega]

Read More

Antisipasi Beredar Istilah-Istilah HOAX Pangkat Baru untuk Satpam

SIGAPNEWS|Jakarta—Perpol nomor 4 tahun 2020 telah disahkan, diantaranya berisi mengenai pengaturan tentang seragam Satpam yang berubah warna menjadi cokelat dengan gradasi 20 persen lebih muda dari seragam Polisi dan menggunakan kepangkatan Satpam.

Hadirnya seragam Satpam baru yang mirip seragam Polisi dan kepangkatan pada Satpam, oleh sebagian masyarakat disalah artikan dengan memberikan beberapa istilah jabatan pangkat yang tidak diatur dalam karier profesi Satpam.

Menanggapi foto berseragam Satpam yang viral di sosial media, dimana foto Satpam berseragam cokelat yang tidak sesuai dengan aturan Perpol No. 4 tahun 2020, ditambah dengan keterangan beberapa istilah pangkat yang tak lazim yang disematkan untuk jabatan Satpam, Divisi Humas Polri telah mengeluarkan rilis flyer yang menyatakan bahwa foto yang beredar adalah Hoax.

Foto dengan background merah dan menggunakan lambang Kepolisian di sematkan di atas kanan dan kiri ini secara resmi distempel hoax oleh tim Divisi Humas Polri. Sehingga masyarakat diharapkan untuk lebih bijak dalam menyikapi setiap isu yang belum valid kebenarannya. [Ega & Fr]

Read More

Inilah 6 Hal Penting Terkait Satpam di Perpol Pam Swakarsa

SIGAPNEWS|Jakarta—Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Drs. Edy Murbowo, S.IK., M.Si kembali membahas hal-hal penting yang perlu masyarakat ketahui agar usaha untuk memuliakan profesi Satpam dapat terus berjalan. Baru-baru ini, Edy menjelaskan dalam upaya mewujudkan Pam Swakarsa harus dilakukan secara sinergi dari hulu ke hilir, melibatkan pemangku kepentingan, dengan demikian apa yang akan dilakukan sudah  komprehensif, tidak ada pihak yang keberatan karena merasa tidak dilibatkan dalam pembinaan Pam Swakarsa.

Dalam pembinaan, tambah Edy, pihaknya sebagai pembina akan selalu bersinergi dengan internal Polri dan ekternal Polri, dalam hal ini antara lain dengan asosiasi dan konsultan yang berkompeten untuk merumuskan kebijakan dalam pembinaan Pam Swakarsa.

Untuk itu, Edy mengajak masyarakat untuk memahami enam hal terkait dengan Satpam yang ada dalam Perpol Nomor 4 Tahun 2020 sebagai berikut :

  1. Satpam sebagai Profesi

Saat ini Satpam mengalami perubahan yang luar biasa, karena Satpam sebagai kelompok profesi pengemban fungsi Kepolisian terbatas yang memperoleh pengukuhan oleh Polri, sehingga status tenaga kerja Satpam sekarang adalah sebagai profesi.

  1. Punya Kompetensi

Sebagai profesi Satpam harus punya kompetensi khusus, melalui pelantikan dalam menjalankan profesinya.

  1. Penataan Kurikulum

Polri menyambut penataan ulang kurikulum dan bahan pelajaran serta menyiapkan instruktur Satpam yang kompeten dan asesor kompetensi dengan merujuk pada Menaker RI No. 259 Tahun 2018 tentang standar kompetensi kerja nasional Indonesia dan Satuan Pengamanan.

  1. Penertiban Ijazah

Polri akan menertibkan ijazah pelatihan dan piagam baru adalah keputusan pengukuhan anggota Satpam yang berisi kepangkatan, tanda kewenangan, kartu tanda anggota dan buku riwayat Satpam.

  1. Meningkatkan Peran Asosiasi Satpam

Polri mendorong asosiasi yang terbentuk atau yang akan terbentuk untuk mewadahi anggota Satpam, guna menampung aspirasi dan memperjuangkan hak-hak Satpam, serta bersama–sama menyusun kode etik Satpam sekaligus dewan penegak etik sebagai pedoman perilaku dalam menjalankan profesi yang pada akhirnya Satpam tidak perlu lagi membentuk serikat pekerja atau serikat buruh.

  1. Koordinasi Pengawasan dan Pembinaan

Polri akan melakukan Koordinasi pengawasan pembinaan teknis kepada Satpam agar Satpam semakin berdaya, Satpam bukan menjadi beban daya perusahaan pengelola dan pengguna. [Ega & Fr]

 

Read More

Kenali Cara Pencegahan dan Penanganan COVID-19, SIGAP Gelar Webinar Internal Bersama Seluruh Karyawan

SIGAPNEWS|Jakarta—Penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Indonesia hingga saat ini belum menunjukkan penurunan. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah guna menekan penyebaran virus tersebut. Namun masih banyaknya pekerja yang beraktivitas di tempat kerja mengakibatkan potensi risiko terpapar Covid-19 menjadi sangat tinggi dan berakibat pada munculnya klaster perkantoran atau pabrik di beberapa wilayah di Indonesia.

Melihat fenomena tersebut, SIGAP tergerak untuk melakukan edukasi kepada seluruh karyawan guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai pencegahan dan pengendalian COVID-19 dengan menggelar webinar internal bertajuk SIGAP Helath Talk : Langkah-Langkah Pencegahan COVID-19 di Lingkungan Kerja pada Rabu (28/10/2020).

Sharing session yang bekerjasama dengan Garda Medika kali ini menghadirkan narasumber Dokter Spesialis Okupasi yaitu dr. Yitro AC Wilar, MKK Sp Ok. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan mengenai sifat dan ciri khas COVID-19 yang sangat menular antar manusia ke manusia sehingga hal tersebut patut di waspadai khususnya dalam melakukan interaksi di tempat kerja.

Menurut dr. Yitro A.C. Wilar, program perlindungan karyawan pada setiap perusahaan berbeda-beda. Oleh karena itu, dalam merancang program tersebut tidak boleh menyontek dari perusahaan lain. Namun, terdapat hal utama dan paling umum yang bisa dilakukan, yakni melakukan identifikasi bahaya.

Jika dikaitkan dengan COVID-19, identifikasi bahaya yang bisa dilakukan adalah dengan mempertimbangkan kemungkinan adanya pekerja yang terinfeksi. Dengan begitu, perusahaan dapat menganalisis konsekuensi bila memang ada pekerja yang terinfeksi.

“Usahakan agar tetap menerapkan protokol kesehatan serta anjuran physical distancing dan tidak membentuk kelompok dengan banyak orang agar tidak menjadi klaster penyebaran COVID-19,” kata dr. Yitro.

“Salah satu langkah pencegahan dari infeksi adalah mengenali jika seseorang atau karyawan sedang sakit lebih khusus yang menunjukkan tanda-tanda klinis. Selain itu, mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer secara rutin dengan baik dan benar . Perlu diingat, COVID-19 virus bisa sembuh dengan sendirinya dan hal tersebut tergantung pada imun tubuh dan kondisi kesehatan masing-masing”, tutupnya. [Ega]

Read More