HOTLINE CALL SERVICE : (021) 6583 5585

Produk & Layanan

Berita & Artikel

Artikel


Mon, 07/12/2015 02:47:42 WIB

Tiga Komponen dalam Sistem Keamanan Terpadu

Jakarta, sigap.com - Kejahatan bisa terjadi di mana saja, bahkan di lingkungan yang kita anggap aman. Ia menintai kapan pun dan di mana pun, di setiap ada kesempatan. Karena itulah pencegahan selayaknya diterapkan agar bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Berbagai peristiwa kejahatan yang ada di sekitar kita, selayaknya menjadi pelajaran. Langkah pencehagan teradinya tindak kejahatan adalah dengan langkah Pencegahan Kejahatan Melalui Perancangan Lingkungan (PKMPL).

PKMPL adalah alternative pendekatan dengan mengurangi dan mencegah kriminalitas. Pendekatan ini dilakukan dengan cara merancang lingkungan dengan mempersempit kesempatan perbuatan kriminaltas. Salah satunya adalah dengan menerapkan sistem keamanan terpadu.

Sistem keamanan terpadu merupakan penggunaan dari berbagai alat bantu yang dapat memantau, mencegah, mengontrol, dan melindungi warga dari tindak kejahatan secara menyeluruh dan terkoordinasi. Guna mempersulit seseorang melakukan kejahatan, berbagai jenis peralatan keamanan harus selalu dihadirkan . Berbagai alat, baik yang bernapas maupun yang tidak, bergerak maupun diam, harus ikut dilibatkan secara bersama-sama agar warga dapat selalu bebas beraktivitas tanpa dihantui rasa takut.

Sistem keamanan terpadu terdiri dari tiga komponen:

1.      Petugas keamanan. Petugas keamanan harus dapat dipercaya oleh warga, mereka harus dicukupi dari sisi finansialnya yang bertujuan agar lebih fokus danmemiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap kerjaannya. Melakukan kontrol/patroli secara kontinyu untuk memperkecil ruang lingkup aksi kejahatan.

2.      Peralatan keamanan. Alat komunikasi sangat membantu untuk tugas pengontrolan/patroli sehingga kegiatan tersebut lebih efisien, oleh sebab itu petugas keamanan perlu dibekali tentang cara penggunaan, maksud & tujuan dari pemakaian alat komunikasi tersebut sehingga dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya.

3.      Warga waspada kejahatan. Penjagaan lingkungan adalah kegiatan yang dilakukan warga secara bersama-sama untuk mengawasi lingkungan mereka. Inti dari kegiatan ini adalah mempersiapkan mental warga agar selalu waspada dan ikut serta dalam pengawasan lingkungan. Masyarakat tidak dituntut untuk menghakimi pelaku kejahatan, tugas mereka adalah ikut membantu dan melaporkan semua kegiatan yang mungkin berhubungan dengan kejahatan kepada pihak yang berwenang. Efek pencegahannya luar biasa karena dengan adanya kegiatan ini, kesempatan penjahat untuk beraksi menjadi semakin sulit.

Aksi menjaga keamanan bukan hanya tugas dari para petugas berseragam, tapi juga tugas kita semua. Warga sebagai elemen penting juga harus ikut serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan. Kita tidak boleh memberikan kesempatan bagi kejahatan untuk terjadi, sehingga pihak-pihak yang ingin melakukan kejahatan akan melihat tidak ada kemungkinan untuk melakukannya. Demi kepentingan bersama, warga harus bersatu untuk melawan kejahatan. (erin/berbagai sumber)


Fri, 17/02/2017 16:03:35 WIB

Sigap Family Day dan Penyerahan Sertifikat ISO 9001:2008

Jakarta, Sigap.com -   Ada yang istimewa di acara ‘Sigap Family Day’ yang berlangsung pada 3 Desember 2016 lalu.  Family day kali itu menjadi momen bersejarah bagi keluarga besar PT Sigap Prima Astrea, karena pada hari itu dilakukan penyerahan Sertifikat ISO 9001:2008 oleh badan sertifikasi JAS-ANZ. Penyerahan sertifikat dari auditor ini adalah sebagai bukti bahwa PT Sigap Prima Astrea telah mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu di lingkungan kerjanya.

Bapak A Setyo Mulyanto, Direktur Corporate Administration PT Sigap Prima Astrea, menyatakan kebanggaannya atas penerimaan setifikat tersebut. “Sertifikasi ini hasil awal dari usaha perjuangan bersama yang telah dilakukan oleh seluruh team Sigap. Artinya, Sigap telah memiliki standar management mutu yang digunakan untuk operasional perusahaan.”  Namun begitu, beliau mengakui bahwa ini barulah awal. Consistently in improvement harus selalu menjadi semangat Sigap. Mempertahankan kelayakan memiliki sertifikasi ISO juga suatu perjuangan yang harus terus dilakukan. “Semoga dengan kerjasama seluruh insan Sigap terus menerus, akan membuktikan bahwa Sigap adalah BUJP dengan pengelolaan terbaik di Indonesia.”

Rasa bahagia dan syukur juga dirasakan oleh keluaga besar Sigap. Dalam acara tersebut semua memanjatkan rasa syukur melalui doa bersama.

“Terima kasih kepada semua rekan-rekan di PT Sigap Prima Astrea, pihak yang sudah bekerja keras untuk mempersiapkan semua kebutuhan ISO, konsultan management mutu dari Excellent dan auditor,” ujar Bapak A Setyo Mulyanto.

Sigap Family Day merupakan event rutin yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali, dimana pesertanya adalah seluruh karyawan PT Sigap Prima Astrea.  Family Day kali ini dilangsungkan di Dunia Fantasi (DuFan), Jakarta. (erin/ft. dok.sigap)

 


Mon, 07/12/2015 02:47:42 WIB

Tips Meninggalkan Rumah Saat Berlibur

 

Menyambut hari libur panjang banyak orang yang merencanakan untuk bepergian bersama keluarga. Jika Anda termasuk orang yang ingin menghabiskan masa libur di luar kota, tentu meninggalkan rumah dalam keadaan kosong membuat was-was.Agar liburan Anda terasa nyaman dari pikiran-pikiran yang menggangu berikut tips yang dapat anda lakukan :

1. Tempat Sampah
Pastikan tempat sampah di dalam rumah sudah dibersihkan, jangan biarkan ada sampah selama Anda meninggalkan rumah.

2. Pot Tamanan
Pindahkan tanaman dan bunga dalam pot ke tempat yang terkena matahari dan tersiram hujan.

3. Mobil
Cabut aki mobil jika Anda ingin berpergian dalam waktu yang lama dan titipkan kuci pada tetangga yang Anda percaya. Jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat, mobil Anda masih dapat diselamatkan.

4. Pintu Otomatis
Beralihlah ke sistem manual dan matikan semua panel otomatis agar tidak disalahgunakan orang seperti pagar dan garasi.

5. Lampu 
Matikan seluruh lampu-lampu rumah, lampu kamar tidur, kamar mandi, gudang, ruang makan, dapur, kecuali lampu teras. Karena rumah yang gelap tanpa peneragan lampu teras dapat memancing orang untuk berbuat jahat.

6. Lemari Es
Makanan yang cepat membusuk di dalam lemari es seperti buah, dan sayur sebaiknya dikeluarkan, dan bersihkan lemari es Anda.

7. Perabot Makan dan Memasak
Perabotan masak yang telah digunakan dicuci bersih dan letakkan ditempatnya. Bersihkan juga perangkat makan, taplak meja, alas piring dan susun dengan rapih.

8. Alat Elektronik
Periksa apakah semua alat elektronik sudah dalam keadaan mati atau tidak, jangan tinggalkan rumah kosong dengan alat listrik menyala seperti kompor listirk, setrika, televisi, dan lain-lain.

9. Air
Tutup aliran air dengan sempurna agar tidak ada masalah banjir selama Anda tinggalkan. Periksa apakah mesin air masih terhubung dengan listrik atau tidak, jika iya lepaskan.

10. Barang Bawaan
Hitung jumlah tas dan barang apa saja yang Anda bawa, pastikan jumlahnya tidak berkurang selama diperjalanan atau sampai di tujuan. Terkadang kelalaian kita dalam mengemas barang dapat berakibat fatal.

11. Perlengkapan Pribadi
Periksa obat-obatan pribadi, alat P3K, surat jalan, tiket, kartu identitas, kartu kredit, uang tunai sebelum Anda berpergian.

12. Pintu dan Jendela
Pastikan pintu dan seluruh jendela terkunci rapat. Kunci pintu dari bagian dalam dan luar. Jika Anda memiliki sistem pengaman alarm pintu dapat dikaitkan selama Anda bepergian. Dan terakhir.

13. Minta Bantuan Tetangga
Mintalah bantuan tetangga Anda untuk sesekali mampir kerumah memeriksa pintu dan sekitar rumah Anda. Jika ada hal-hal yang mencurigakan mintalah ia untuk menguhubungi Anda dan pengurus RT setempat.


Source Internet

 


Mon, 07/12/2015 02:47:42 WIB

Tips Pintar Menjaga Kesehatan Saat Musim Penghujan.

Musim hujan telah tiba di prediksi curah hujan akan meningkat pada mulai awal Januari 2016 mendatang, buat para pembaca agar kondisi tubuh tetap fit dalam menjalankan aktifitas sehari - hari terutama yang beraktifitas di luar ruangan, kondisi tubuh harus dijaga agar tidak mudah terserang penyakit, berikut beberapa tips pintar menjaga kesehatan saat musim penghujan :

1. Konsumsi Vitamin.

2. Pastikan untuk Selalu ‘Higienis’ Setiap Hari.

3. Bersihkan Lingkungan.

4. Penuhi Kebutuhan Cairan Tubuh.

5. Jaga Asupan Makanan.

6. Makan Saat Lapar.

7. Perhatikan Pola Tidur.

8. Kenakan Pakaian Yang Tebal dan Hangat.

 

Source Internet

 


Berita Terkini


Mon, 07/12/2015 02:47:35 WIB

Training Internal Audit Proses Menuju Sertifikasi

Jakarta, Sigap.com – Agar kegiatann  internal audit berjalan dengan baik perlu adanya pelatihan atau training. Training internal audit yang dilakukan pada 16-17 Februari 2017 di lantai 3 gedung PT Sigap Prima Astrea tersebut merupakan tahapan yang harus dilakukan untuk menuju Sertifikasi ISO 9001:2015 dan OHSAS 18001:2007.

“Tujuan dilakukannya training ini adalah agar dapat memahami metode dan teknik audit, mampu melakukan pengelolaan audit dan melakukan audit serta pelaporannya,” jelas Direktur Corporate Administration PT Sigap Prima Astrea Setyo Mulyanto.

 

Training diikuti oleh sekitar 23 orang, dengan trainer Yoki Hernawan. Ia mengatakan dibutuhkan komitmen untuk menjalankan system manegemen mutu dan ohsasnya. “Nikmati setiap proses menuju sertifikasinya,” ujar Yoki.

 

Di hari kedua, Jumat (17/2) Presiden Direktur PT Sigap Prima Astrea Agust Pramono dan  Direktur Corporate Administration PT Sigap Prima Astrea Setyo Mulyanto datang menghadiri kegiatan training ini. Agust berharap dengan mengikuti training internal audit ini, peserta dapat menjadi orang yang kompeten di saat eksekusinya. “Tahapan sekarang adalah kita sedang menuju penyusunan prosedur untuk revisi 3.  Tidak harus perfect, karena proses itu dinamis, pasti suatu waktu bakalan ada improvementnya,” ujarnya. (erin/ft dok Sigap)


Mon, 07/12/2015 02:47:35 WIB

Pelatihan Garda Utama Angkatan VI

 

Bogor, Sigap.com -  PT Sigap Prima Astrea bekerjasama dengan Badan Pengurus Pusat Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPP-ABUJAPI) menggelar pendidikan Gada Utama Angkatan VI, di Cipayung, Puncak, Bogor. Acara yang berlangsung sejak 16 Februari hingga 22 Februari ini diikuti oleh 49 peserta yang terdiri dari supervisor dan manajer security perusahaan.

Acara yang dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas satpam di Indonesia ini dibuka oleh Wadir Potmas Binmas Baharkam Polri. Kombes Drs Ricky Wakano. Hadir juga dalam pembukaan Ketua Umum BPP ABUJAPI, Budi Riyanto dan Sekjen ABUJAPI Agoes Dermawan.

Presiden Direktur PT Sigap Prima Astrea Agust Pramono mengungkapkan bahwa dengan jumlah satpam yang mencapai 500 ribu dengan pola perbandingan 1:3 : 6 :12 (manajer; supervisor; karegu, anggota) maka dibutuhkan 23 ribu pengelola satpam berkualifikasi manager dengan pelatihan Gada Utama. Belum lagi kebutuhan manager security di perusahaan-perusahaan pemakai satpam. Ia berkeyakinan bahwa tata kelola satpam yang baik sangat ditentukan oleh faktor kompetensi dari para leadernya, dalam hal ini pada tingkatan para manager security.

“Dalam kesempatan ini, Sigap bekerja sama dengan BPP ABUJAPI, ingin memajukan industri sekuriti di Indonesia dengan mencetak para manager security yang berkompeten di bidangnya.” Ketua V Bidang PAM Industri dan Jasa Keuangan BPP ABUJAPI ini juga mengatakan tidak perlu bicara jumlah ideal seperti di atas. Namun kalau mengacu keberadaan BUJP yang berjumlah sekitar 1.500 perusahaan, kebutuhan untuk mencetak manager security masih perlu diperbanyak.  “Angkatan Gada Utama ke-6 oleh Sigap, jumlah lulusannya baru sekitar 180 orang dan kalau dihitung dengan penyelenggaraan Gada Utama selama ini, saya taksir tidak lebih dari 1.000 orang,” paparnya.

Tata kelola satpam yang baik sangat ditentukan oleh faktor kompetensi dari para leadernya , dalam hal ini pada tingkatan para manager security. “Sigap terpanggil untuk terus berupaya memajukan industri sekuriti Indonesia khususnya melalui pelatihan sekuriti dari berbagai level, Gada Pratama, Gada Madya dan Gada Utama,” tambah Agust dikutip dari JurnalSecurity.com, Rabu (16/2). (erin/ft dok Jurnalsecurity).


Mon, 07/12/2015 02:47:35 WIB

Training Awarness ISO 9001: 2015 dan OHSAS 18001:2007 untuk Dukungan Managemen Mutu

Jakarta, sigap.com -  PT Sigap Prima Astrea telah menyelenggarakan Training Awareness ISO 9001:2015 dan OHSAS 18001:2007 kepada seluruh karyawan Sigap pada awal Januari 2017 lalu. Acara ini bertujuan agar seluruh karyawan Sigap memahami akan adanya Sistem Manajemen Mutu dan Sistem Manajemen K3, sebab sistem manajemen mutu dan sistem manajemen K3 memerlukan dukungan dari setiap karyawan Sigap.

Training Awareness ISO 9001:2015 dan OHSAS 18001:2007 diselenggarakan dalam 3 batch yang dilakukan di lokasi Sigap Training Center, Cileungsi, dan berakhir pada Januari 2017 lalu.

Batch 1, dilaksanakan pada 26 s/d 27 November 2016 dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang.  Instruktur terdiri dari Agus Ambang, I Komang Adiwiguna dan Budiono. Unggul sebagai peserta terbaik adalah Teguh Raharjo.

Batch 2, dilaksanakan pada 17 s/d 18 Desember 2016, dengan jumlah peserta yang masih sama yaitu 40 orang. Instrukturnya adalah Andreas, Ahmad Sanusi, dan Wahyu Setiawan. Unggul sebagai peserta terbaik adala Budiyah.

Batch 3, dilaksanakan pada 7 s/d 8 Januari 2017, dengan jumlah peserta 50 orang. Instrukturnya adalah Osshi Ghonie dan Mohamad Mahi. Unggul sebagai peserta terbaik adalah Rusdi. (erin/ft.dok Sigap)


Jejaring Sosial


Karir

Keterampilan mengagumkan , sikap dan besar positif hubungan adalah hal yang membuat sigap berkembang secara profesional maupun tim sebuah rumah bagi kita semua .


posisi

Requirement :

Pendidikan min D3 Teknik / Manajemen Informatika.

Mempunyai kendaraan sendiri (Motor).

Usia 21 - 30 Tahun

Mengerti sistem jaringan.

Bersedia bekerja shift.

Memiliki komunikasi yang baik.

Memiliki pengetahuan mengenai sistem komunikasi operasional.


Persyaratan :

Pria atau Wanita.

Usia 18 - 32 (Pria) & Usia 18 - 25 (Wanita).

Belum Menikah.

Tinggi badan min 168 CM (Pria) & Tinggi badan min 158CM (Wanita).

Berat badan proposional dengan tinggi dan usia.


Pendidikan min D3 Teknik / Manajemen Informatika.

Mempunyai kendaraan sendiri (Motor).

Usia 21 - 30 Tahun

Mengerti sistem jaringan.

Bersedia bekerja shift.

Memiliki komunikasi yang baik.

Memiliki pengetahuan mengenai sistem komunikasi operasional.


Pendidikan min D3 Teknik / Manajemen Informatika.

Mempunyai kendaraan sendiri (Motor).

Usia 21 - 30 Tahun

Mengerti sistem jaringan.

Bersedia bekerja shift.

Memiliki komunikasi yang baik.

Memiliki pengetahuan mengenai sistem komunikasi operasional.


Pendidikan min D3 Teknik / Manajemen Informatika.

Mempunyai kendaraan sendiri (Motor).

Usia 21 - 30 Tahun

Mengerti sistem jaringan.

Bersedia bekerja shift.

Memiliki komunikasi yang baik.

Memiliki pengetahuan mengenai sistem komunikasi operasional.


 

Pendidikan min D3 Teknik / Manajemen Informatika.

Mempunyai kendaraan sendiri (Motor).

Usia 21 - 30 Tahun

Mengerti sistem jaringan.

Bersedia bekerja shift.

Memiliki komunikasi yang baik.

Memiliki pengetahuan mengenai sistem komunikasi operasional.