• Jl. Gaya Motor II No.1 Sunter II

WPML Sigap

Menjaga Keamanan Lingkungan Dengan Berbagai Alternative

SIGAPTIPS | Jakarta, Pencurian kendaraan bermotor yang sempat berulang beberapa kali di sejumlah kompleks perumahan di Kota Depok, Jawa Barat, membuat warga di lingkungan itu waspada.

Berbagai cara mereka tempuh untuk mencegah kejahatan yang sama terulang. Meski jarak waktu antara satu peristiwa dan peristiwa berikutnya relatif jauh, katakanlah terjadi tiga kali pencurian motor dalam kurun waktu dua bulan, warga sudah langsung menilai permukiman mereka tak aman lagi. Begitu kira-kira yang terjadi di sejumlah permukiman di Kota Depok, seperti RW 008 Depok Jaya, Pancoran Mas, dan RW 011 Sukamaju, Cimanggis. RW 008 termasuk dalam 14 rukun warga di Depok Jaya. RW 008 juga termasuk dalam kompleks Perumnas 1 yang dibangun dan berkembang sejak 1977. Dari kawasan yang terpencil, Perumnas 1 menjadi kawasan padat, terbuka, dan menjadi jalur lintasan kalangan warga Depok. “Keterbukaan itulah yang membuat keamanan menjadi rawan,” kata Lurah Depok Jaya Ahmad Mutarom, Rabu (22/7). Menurut beberapa warga RW 008, sering terjadi pencurian dalam rumah dan perusakan mobil di lingkungan tersebut.

Mereka pun berinisiatif memperkuat pengamanan lingkungan. Di RW 008, sistem pengamanan yang sudah ada, yakni pemasangan portal dan membayar petugas satuan pengamanan (satpam) , diperkuat dengan pemasangan kamera pemantau (CCTV). Kamera pemantau itu kini terpasang di RT 006 dan RT 007. Ketua RW 008 May Mussutiarto mengatakan, warga memasang CCTV delapan saluran. Perangkat seharga hampir Rp 12 juta itu dibeli secara patungan. Ruang pengawasan berada di rumah Ketua RW 008. “Bisa dipantau lewat internet memakai gawai dari mana pun,” katanya. CCTV itu dipasang sekitar Juni 2015 atau sebelum puasa dan langsung terasa manfaatnya. Hasil rekaman kamera tersebut membantu Kepolisian Sektor Pancoran Mas menangkap kelompok remaja yang tawuran. Selain itu, keberadaan CCTV membuat warga merasa lebih aman. Tiada lagi keluhan sepeda motor atau mobil dirusak atau hilang. Tiada lagi laporan pencurian dalam rumah. Belum merata Sayangnya, menurut Ahmad, belum semua RW meningkatkan keamanan lingkungan.

Misalnya, di RW 003 yang hingga saat ini belum merasa perlu menambah pengamanan dengan patroli. Padahal, sekitar dua bulan lalu, di RW 003 terjadi beberapa kali pencurian. “Kami segera menambah portal dan akan menjaga secara bergilir (setelah kejadian itu),” kata Satrio Nusantoro, salah seorang warga RW 003. Warga secara swadaya membangun portal-portal sehingga lalu lalang masyarakat dari dan ke RW 003 hanya bisa melalui satu gerbang. Karena belum mempunyai petugas satpam, sistem dijalankan sendiri oleh warga dengan bergiliran berjaga di gerbang. Belum meratanya kesadaran bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama dirasakan juga oleh Tumpas, penanggung jawab keamanan sebuah kompleks perumahan di Sukamaju, Cimanggis. Ada lima RW dan lebih dari 1.000 keluarga di kompleks tersebut. “Wacana kompleks perumahan ini perlu portal ada sejak 2007, ketika terjadi kasus kemalingan dan seorang warga sampai ditusuk pelaku,” katanya. Namun, baru Mei lalu portal tersebut dipasang. Sekarang ada delapan portal yang terpasang. Ini pun hanya ada di RW 011, satu dari lima RW di kompleks tersebut.

Pemasangan portal dirasakan kurang efektif karena di kompleks itu ada enam jalan keluar-masuk. Sebetulnya, menurut Tumpas, kalau semua warga sadar pentingnya berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan, tak terlalu mahal untuk membangun sarana dan sistem keamanan di lingkungan. Keamanan lingkungan kembali menjadi isu hangat karena pencurian, perampokan, hingga pembunuhan terhadap penghuni rumah beberapa kali terjadi di Depok dan sekitarnya.

Peristiwa terkini ialah perampokan yang menewaskan jurnalis lepas, Noer Baety Rofiq (44), di kediamannya di kompleks perumahan Bojong Depok Baru (Gaperi), Kedung Waringin, Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Kepala Polres Kota Depok Komisaris Besar Dwiyono mengatakan, kasus pembunuhan Noer Baety dan kasus-kasus pencurian di perumahan menandakan perlunya evaluasi sistem pengamanan lingkungan. Keterlibatan masyarakat mutlak diperlukan serta idealnya terintegrasi dan tersinergi dengan kekuatan aparatur keamanan. Menurut Dwiyono, secara umum kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya kondusif. Berdasarkan data untuk kasus pencurian biasa, laporan yang masuk 20-22 kasus per bulan, yang biasanya terjadi di warung atau toko, yang sifatnya tidak meresahkan masyarakat secara luas.

Dalam kasus-kasus tersebut, ada faktor kelalaian juga dari pemilik atau kurangnya keamanan di lingkungan sekitar. “Ini yang perlu kami optimalkan ke masyarakat agar masyarakat bisa peduli dan berpartisipasi menciptakan kamtibmas kondusif di lingkungan masing-masing. Sebab, tanpa partisipasi dan dukungan seluruh masyarakat, Polri tak mungkin bisa sendiri melakukan penciptaan dan pemeliharaan kamtibmas kondusif,” [K. H]

Sumber
Kompas.com

04/08/2015,

 

Read More

Tips Menghindari Penipuan Toko Online

SIGAPTIPS|Jakarta, Cara Menghindari Penipuan Toko Online – Transaksi online sudah menjadi sebuah tren di Indonesia, khususnya masyarakat urban. Dengan berbagai kemudahannya, proses belanja online membuat kita lebih mudah untuk mencari berbagai keperluan sehari-hari. Jika ingin membeli sebuah produk yang dibutuhkan, kita hanya cukup membuka laptop atau smartphone yang terhubung dengan internet maka proses pencarian dan pembelian barang yang kita inginkan akan sangat mudah.

Walaupun saat ini transaksi online sudah banyak dilakukan oleh masyarakat modern di Indonesia, namun ternyata masih banyak yang mengalami tertipu oleh oknum toko online yang tidak bertanggungjawab. Angka kerugian yang dialami mereka yang tertipu pun terbilang cukup besar, bahkan ada yang tertipu hingga puluah juta rupiah dari pembelian barang di internet. Anda pastinya tidak ingin mengalami hal ini.

Lalu bagaiamana cara menghindari penipuan toko online dan apa yang bisa kita lakukan untuk mengantisipasi hal ini?

Kita bisa mencegah terjadinya penipuan dengan cara selalu waspada ketika ingin bertransaksi dengan siapapun via internet, bahkan dengan orang yang sudah pernah bertransaksi dengan Anda sekalipun. Sebaiknya selalu berbelanja di toko online atau seseorang yang sudah terbukti punya reputasi terpercaya. Dan bagi Anda yang sering menggunakan kartu kredit ketika melakukan transaksi online, berhati-hatilah memberikan informasi kartu kredit Anda pada orang lain.

Berikut ini adalah TIPS cara menghindari penipuan toko online, waspadai modusnya:

1. Jangan Tergiur dengan Harga yang Murah

Modus yang sering dilakukan oleh oknum pemilik toko online penipu adalah menjual barang bagus dengan harga yang murah. Bahkan seringkali harga yang mereka tawarkan sangat jauh dari harga normal di pasaran. Bila Anda menemukan seseorang atau toko online yang menjual barang dengan harga yang sangat murah, maka Anda wajib waspada dan jangan sampai tergiur.

Membandingkan harga barang dengan beberapa toko online yang sudah cukup terkenal adalah salah satu cara menghindari penipuan toko online yang mungkin terjadi. Jika harganya terpaut cukup jauh, maka sebaiknya urungkan niat untuk membeli barang dari toko online tersebut.

2. Menyimpan Bukti Transfer/ Transaksi dengan Baik

Setiap kali Anda melakukan transaksi atau transfer biaya pembelian pada sebuah toko online, pastikan untuk selalu menyimpan bukti transfer/ transaksi tersebut, baik itu via sms ataupun print out. Jangan membuang bukti transaksi tersebut sampai barang yang Anda beli telah sampai di rumah Anda dengan kondisi baik.

Bukti transaksi ini dibutuhkan bila sewaktu-waktu si penjual meminta bukti transfer yang kita lakukan. Hal ini sering terjadi saat si penjual menerima banyak sekali orderan sehingga harus melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Jika Anda menjadi korban penipuan, bukti transaksi/ transfer ini juga bisa Anda gunakan untuk melaporkan si penipu ke pihak berwajib.

3. Jangan Terpaku Pada Testimoni

Banyak orang yang menganggap bahwa semua testimoni yang ada di sebuah toko online adalah review asli dari pembeli. Ternyata anggapan ini tidak sepenuhnya benar lho. Faktanya, ada banyak sekali oknum toko online penipu yang mencantumkan testimoni palsu di dalam website mereka untuk mengelabui calon korban mereka.

Sudah tidak terhitung lagi banyaknya orang yang terlena dengan testimoni yang ada pada sebuah website. Si penipu memanfaatkan kepolosan calon pembeli, padahal testimoni tersebut adalah palsu yang dibuat oleh oknum penipu untuk memancing calon pembeli untuk segera melakukan transaksi. Waspadalah!

4. Meminta Foto Asli Barang yang Akan Dibeli

Ada banyak trik yang dilakukan penipu untuk mengambil keuntungan dari Anda, salah satunya adalah dengan cara mengirim barang yang tidak sesuai dengan yang Anda beli. Seperti kasus penipuan yang sudah terjadi beberapakali, ada penipu yang mengirimkan kardus kosong atau berisi batu kepada si pembeli. Anda pastinya tidak ingin mengalami hal ini.

Cara menghindari penipuan toko online seperti ini, ada baiknya Anda meminta foto terbaru barang yang ingin dibeli. Mintalah foto barang tersebut lebih dari satu untuk memastikan si penjual benar-benar memiliki barang tersebut.

Mungkin penipu akan mengirim foto lama yang berasal dari sumber lain, Anda bisa memeriksa gambar tersebut apakah pernah diunggah sebelumnya. Caranya adalah dengan mengunggah foto tersebut ke Google.

5. Opsi COD (Cash on Delivery) Lebih Baik

Ini adalah salah satu cara mencegah penipuan di internet yang cukup efektif. Saat akan membeli barang-barang tertentu, sebaiknya Anda selalu memilih opsi COD untuk meminimalisir terjadinya penipuan.

Bila si penjual ternyata tidak menawarkan opsi COD, Anda bisa memilih cara lain; misalnya memakai jasa pihak ketiga. Jika si penjual tidak mau memakai jasa pihak ketiga, sebaiknya urungkan niat untuk membeli barang dari toko online tersebut.

Tujuan COD adalah agar kita bisa melihat dan mengecek langsung barang yang dijual. Anda tentu tidak ingin dikirim barang yang sudah rusak atau kardus berisi batu. Itulah sebabnya opsi COD sangat direkomendasikan saat ingin belanja dari penjual di internet.

6. Memanfaatkan Jasa Pihak Ketiga

Seperti yang disebutkan di poin 5, opsi menggunakan jasa pihak ketiga sangat direkomendasikan bila Anda atau si penjual tidak bisa transaksi COD. Jasa pihak ketiga ini adalah Rekening Bersama, atau yang sering disebut dengan Rekber.

Jasa Rekber tersebut akan menjaga proses transaksi jual-beli tersebut menjadi lebih aman. Biasanya jasa ini digunakan oleh penjual dan pembeli yang tidak ingin tertipu. Namun, untuk menggunakan jasa Rekber akan dikenakan biaya dalam jumlah tertentu.

Proses menggunakan jasa Rekber ini cukup mudah. Anda sebagai pembeli akan mentransfer sejumlah uang ke pemilik jasa Rekber sebesar harga barang yang dibeli. Uang tersebut ditahan sampai barang yang Anda beli sampai ke rumah Anda dalam kondisi baik. Setelah barang diterima oleh si pembeli, maka uang di Rekber akan ditransfer ke si penjual.

7. Selalu Meminta dan Menyimpan Nomor Resi Pengiriman

Bagi Anda yang sering transaksi online, pasti sudah tidak asing lagi dengan resi pengiriman. Nomor resi pengiriman ini adalah nomor unik bukti pengiriman barang yang Anda beli. Nomor resi ini diberikan oleh jasa ekspedisi pengiriman barang kepada si penjual setiap kali ingin mengirim barang kepada konsumennya.

Setiap nomor resi ini pasti unik dan tidak ada yang sama. Anda juga bisa menggunakan nomor resi tersebut untuk memeriksa proses pengiriman barang yang Anda beli sudah sampai di mana. Pembeli berhak untuk meminta nomor resi tersebut, karena itu mintalah nomor resi pengiriman barang dari si penjual.

Bila si penjual tidak mau memberikan nomor resi pengiriman barang, atau beralasan tidak bisa memberikannya, maka Anda patut mencurigainya.

8. Meminta Rekomendasi dari Orang Lain

Jika Anda belum pernah berbelanja online, sebaiknya mintalah rekomendasi dari orang lain, misalnya kerabat atau teman yang sudah sering melakukan transaksi online. Mereka akan memberikan rekomendasi beberapa toko online terpercaya berdasarkan pengalamannya.

Memang poin 8 ini tidak menjamin proses transaksi Anda akan selalu lancar. Tapi setidaknya akan meminimalisir penipuan yang bisa terjadi pada diri Anda. Meminta rekomendasi bukan berarti Anda harus mengikuti rekomendasi orang lain, tapi sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam melakukan transaksi online.

9. Meminta Nomor Rekening Bank Berbeda

Ketika Anda akan bertransaksi dengan seseorang atau sebuah toko online, pastikan orang tersebut memiliki beberapa nomor rekening dengan nama yang sama. Misalnya si penjual memberikan nomor rekening Mandiri, tidak ada salahnya Anda juga menanyakan nomor rekening BCA atau BNI miliknya. Bila orang tersebut memberikan nomor rekening bank lain tapi namanya berbeda, maka Anda seharusnya curiga.

Setelah meminta beberapa nomor rekening yang berbeda, periksa nomor rekening tersebut apakah pernah melakukan penipuan. Caranya adalah dengan mengetikkan nomor rekening dan juga nama pemilik rekening tersebut di Google.

Bila nomor rekening tersebut pernah terindikasi melakukan penipuan, hentikan proses transaksi dari orang tersebut.

10. Cegah Penipuan via Kartu Kredit

Terakhir, cara menghindari penipuan toko online bagi mereka pemilik kartu kredit dan sering bertransaksi online adalah dengan menjaga keamanan kartu kredit Anda sebaik mungkin.

Kemajuan teknologi yang memberikan banyak kemudahan pada kita ternyata juga diiringin dengan ancaman bahaya penipuan. Jika Anda pengguna kartu kredit dan sering melakukan transaksi online, maka Anda wajib waspada dengan berbagai modus penipuan saat ini.

Ada beberapa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penipuan via kartu kredit:

Waspada Terhadap Email yang Anda Baca

Data kartu kredit Anda adalah informasi yang sangat sensitif dan seharusnya tidak diketahui oleh orang lain. Ada berbagai cara untuk mendapatkan informasi tersebut, salah satunya adalah dengan email yang masuk di inbox Anda. Jangan mengklik sembarangan sebuah link yang masuk di email Anda, bisa jadi link tersebut mengarah ke situs phising. Jangan pernah memberikan informasi kartu kredit Anda melalui email, dan abaikan setiap email yang meminta data tersebut.

Waspada Saat Mendaftar ke Sebuah Situs

Pada suatu waktu mungkin saja Anda menemukan sebuah situs menarik dan ingin mendaftar ke situs tersebut. Berhati-hatilah setiap kali Anda mengisi informasi di sebuah situs, bila situs tersebut meminta data kartu kredit Anda maka sebaiknya Anda mengurungkan niat untuk mendaftar ke situs tersebut karena sangat beresiko. Dengan memasukkan data kartu kredit Anda, maka kemungkinan besar si pemilik situs tersebut bisa mengakses akun kartu kredit Anda dan menggunakannya.

Meningkatkan Kewaspadaan Dalam Bertransaksi

Demikianlah informasi mengenai cara menghindari penipuan toko online yang bisa Anda terapkan. Pengguna teknolog internet dan smartphone di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat pesat. Namun belum didukung dengan kewaspadaan para penggunanya. Hal inilah yang membuat sebagian orang mengalami tertipu saat bertransaksi online.

Tidak perduli Anda sebagai penjual ataupun sebagai pembeli, Anda wajib waspada dengan tindak penipuan online yang semakin marak dan dengan modus penipuan yang semakin berkembang. Demikianlah caara menghindari penipuan toko online yang bisa Anda terapkan. [Sfl]

“KEJAHATAN TERJADI TIDAK HANYA KARENA ADA NIAT SI PELAKU, TAPI KARENA ADA KESEMPATAN. WASPADALAH!”

 

Read More

Pencegahan Tindak Kejahatan, Melalui Tehnik Modifikasi Situasi

SIGAPTIPS Jakarta – Dalam kehidupan sehari hari, potensi tindak kejahatan akan terus ada, mulai dari kejahatan di rumah, Kejahatan di jalan, kejahatan di kantor, Kejahatan luar (Puclic Space), Kejahatan di fasilitas umum, dan yang mulai berkembang kejatana di media Sosial seperti; Hoak, Pencurian password, penggunaan data pribadi seperti foto, rekaman dan juga tulisan yang kemudian dimanfaatkan oleh seseoarnag tanpa Izin.

Tanpa disadari kita sebenarnya sudah merespon bagaimana untuk mengurangi kejahatan yang berpotensi merugikan kita, seperti dengan membangun sistem keamanan baik pribadi, swadaya masyarakat ataupun melalui kebijakan pemerintah. Jika dulu kita kenal dengan adanya Siskamiling atau ronda untuk mengamankan kampung, kalau sekarang banyak mulai dengan sistem cluster dan mempekerjakan tenaga keamanan untuk mengamankan lingkungan kita, namun prinsipnya sama, salah satu bentuk pencegahan keamanan.

Disisi area umum, saat ini sudah mulai dilakukan pengawasn (Survelience) dengan menggunkan ribuan CCTV yang terpasang untuk melakukan pengawasn dan mempelajari dan menangkap pelaku tindak kejahatan yang telah terjadi sehinnga bisa dilakukan pencegahan kedepannya, sementara Kejahatan media sosial yang merupakan situasi baru, saat ini sudah mulai banyak himbauan dan Tip-tip untuk menjaga pasword, tidak menyebar atau memposting foto probadi yang bersiko jika dimanfaatkan oleh orang lain, dan tidak mudah menyebar berita yan tidak benar.

Setiap waktu, model dan bentuk ancaman kejahatan akan selalu berubah dan berkembang, dalam menghadapi bentuk bentuk kejahatan yang mengancam, kita bisa melakukan tehnik modifiksi situasi, yang merupakan bagian dari CPTED (Crime Prevention Through enviromental design). Ada lima  tehnis modifikasi yang bisa kita lakukan untuk mengurangi potensi tejadianya kejahatan yang disampaikan oleh Henry Weddiasmara, yaitu :

1. Meningkatan kesulitan tidak kejahatan

Dengan menambah kesulitan untuk tidak kejahatan, seperti kunci ganda pada kendaraan, penambahan gembok dipintu dan pagar, Rantai yang melilit berulang, dan lainnya. Maka hal-hal ini akan menjadikan pelaku tindak kejahatan membutuhkan waktu yang lama untuk tindak kejahatan, sehingga cenderung ditinggalkan.

2. Meningkatkan resiko tertangkapnya tidak kejahatan

Penggunaan CCTV salah satu tujuanya adalah, agar pelaku tindak kejahatan mudah diketahui dan bisa ditangkap, karena CCTV bukan alat pencegah atau penghambat tindak kejahatan. Selain CCTV adalah alat lain yang bisa digunakan Lampu yang terang, parit di luar pagar, alarm sistem di kendaraan atau rumah yang menjadikan pelaku kejahatan diketahui dan ditangkap.

3. Mengurangi keuntungan yang diperoleh pelaku tindak kejahatan

Salah satu tujuan pelaku kajahatan adalah mengambil keuntungan ekonomi dari tindak kejahatan, untuk mengurangi potensi kejahatan adalah dengan membuat seolah barang yang ada tidak berharga, atau memotong sebagian sandal dimasjid, menyiapkan anjing penjaga sehingga pelaku akan berpikir ulang karene resiko digigit lebih besar dari keuntungan yang diperoleh dari perilaku tindak kejahatan.

4. Mengurangi ketertarikan pelaku tindak kejahatan

Apabila barang atau objek cukup menonjol dan menarik, maka akan meningkatkan potensi tindak kejahatan, untuk itu kita harus menyembunyikan ketertarikan pelaku tindak kejahatan, seperti menutup kendaraan dengan cover, tidak membawa perhiasan yang mencolok dan kelihatan berharga.

5. Mengurangi Niat Pelaku tidak kejahatan

Niat kejahatan ternyata tidak hanya faktor ekonomi, ini yang sering terlupakan. Ada pelaku kejahatan yang melakukan kejahatan karena Sakit hati atau benci terhadap korban, mencari sensai, menggangu keamanan dan lain sebagainya, sehingga kita harus berhati hati dalam bertindak dan bertingka laku, serta terus melakukan analisa lebih dalam.

Dengan melakukan tehnik modifikasi dan menerapkan dalam kehidupan sehari hari secara konsisten, maka secara continue dan bertahap reflek kita untuk mencegah akan potensi kejahatan akan terus tarasah, dan pada akhirnya kita tidak sadar sudah melakuan tindakan tindakan untuk mencegah atau mengurangi potensi tidak kejahatan. Sehingga pada akhirnya crime prevention sudah menjadi habit atau kebiasaan kita. [Moh.M]

Read More

“Waspadalah, Waspadalah, Waspadalah………”

SIGAPTIPS Jakarta – Pencegahan kejahatan sebagai bagian dari gaya hidup kita sehari-hari atau “Crime Prevention As Our Lifestyle” itulah tema utama seminar yang diselenggarakan oleh Mabes Polri bekerja sama dengan International Association of Crime Prevention Practitioners (IACPP), acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT Satpam ke 38, seminar ini diawali dengan sambutan dari Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Moechgiyarto, SH, M. Hum dan dilanjutkan oleh Presiden IACPP Drs. Darly Siregar, M.Si, ICPS, CATS, CCPS, MCCI

Kabaharkam menyampaikan bahwa pencegahan terhadap suatu kejahatan adalah yang paling utama untuk dilakukan dibandingkan dengan tindakan-tindakan lainnya.

Kegiatan Kepolisian dalam mencegah terjadinya kejahatan adalah dengan melakukan tugas Polri yaitu bagaimana terbentuknya rasa aman secara terminologi kepolisian sebagai berikut :

  1. Security ; yaitu menciptakan rasa aman dari gangguan/ancaman yang dapat membahayakan.
  2. Safety ; selamat dari kecelakaan dan bencana yang dapat mengancam keselamatan kehidupan individu dan masyarakat, termasuk harta benda.
  3. Surety ; jaminan adanya kepastian suatu kegiatan dapat berlangsung lancar, aman dan tertib termasuk adanya kepastian hukum.
  4. Peace ; suasana damai dan tentram jiwa

Dalam seminar ini disampaikan pula beberapa tema dalam pencegahan kejahatan, yaitu :

  1. Pencegahan kejahatan di perumahan
  2. Pencegahan kejahatan di perjalanan
  3. Pencegahan kejahatan di kantor
  4. Pencegahan kejahatan di ruang publik
  5. Pencegahan kejahatan dalam bertransaksi online
  6. Pencegahan kejahatan di media sosial

Dalam sub tema mengenai pencegahan kejahatan di perumahan atau crime prevention on residence yang disampaikan oleh Baruno Subroto MA, MS, CCPS, CATS, MCCI dijelaskan bahwa ada 3 elemen dalam terjadinya kejahatan, yaitu karena :

  1. Adanya kemampuan (Ability)
  2. Adanya keinginan (Desire)
  3. Adanya kesempatan (Opportunity)

Kejahatan dapat terjadi di perumahan… salah satunya karena ada kelengahan, seperti kunci rumah yang tertinggal atau lupa, asisten rumah tangga yang membolehkan masuk kepada orang yang berpura-pura mau memeriksa meteran/pulsa listrik (hal ini bisa terjadi karena di hipnosis). Untuk menghindari hal ini agar tidak terjadi, maka diusahakan untuk tidak membuka pintu pagar depan ketika berkomunikasi dengan orang yang tidak dikenal.

Untuk mencegah kejahatan-kejahatan yang terjadi di lingkungan perumahan adalah dengan menerapkan security awareness yaitu seperti mengenali ketua RT dan pengurusnya, tetangganya & memahami lingkungan sekitar serta menerapkan program setting up neighborhood watch (semacam siskamling).

Bayangkan jika kita tidak mengenal dengan tetangga satu sama lain, dengan pagar-pagar rumah yang tinggi… ini bagaikan berada didalam penjara dilingkungan kita sendiri.

Untuk mendukung program tersebut, kita perlu memiliki base security yang artinya keamanan berbasis masyarakat, itu sangat dahsyat… seperti yang disampaikan kabaharkam, bahwa jika kita mengenal tetangga satu sama lain maka kita mampu mencegah terjadinya kejahatan.

Pencegahan kejahatan dapat memberikan efek seperti balon yang dipencet… jika kita sudah punya sistem pencegahan kejahatan dengan menerapkan metode neighborhood watch program… maka jika kita pencet balon yang di bawah, kejahatan akan pindah ke tempat yang lain.

Dengan demikian jika kita sudah melakukan pencegahan kejahatan, nantinya akan memberikan dampak atau efek sebagai berikut :

  1. Decreasing of crime activity (menurunnya aktivitas kejahatan)
  2. Transfering of crime activity (pemindahan aktivitas kejahatan)
  3. Changing crime pattern and target area (mengubah pola dan target area kejahatan)

Contoh kasus atau kejadian yang dapat dicegah dengan metode ini adalah seperti peristiwa teror yang terjadi baru-baru ini di Jawa Tengah, pembakaran kendaraan dengan menggunakan handuk yg diberi minyak tanah, hal ini bisa dicegah dengan melakukan siskamling.

Untuk itu, kepada semua lapisan masyarakat… mari kita bersama-sama memajukan metode neighborhood watch program untuk melakukan pencegahan kejahatan di lingkungan sekitar kita. [ANS]

Read More

Cegah Kejahatan Dengan Sistem Terpadu

SIGAPTIPS Jakarta – Kejahatan bisa tejadi setiap saat , disaat ada kesempatan maka penjahat akan menjalankan atau melakukan aksinya untuk pencegahan adalah suatu cara yang tepat untuk mengantisipasi tindak kejahatan di sekeliling kita.

Kejahatan bisa terjadi di semua lini kehidupan kita, bisa terjadi di mana saja seperti :

Kejahatan bisa terjadi jika : 3 (tiga) elemen kejahatan

Ditempat tinggal kita, haruslah disadari bahwa tanggung jawab keamanan adalah bukan hanya menjadi tanggung jawab dari pengurus RW,RT, ataupun petugas Satpam saja, masih banyak yang beranggapan bahwa warga sudah membayar iyuran keamanan maka sudah pasti secara otomatis akan aman , ini adalah anggapan yang salah karena keamanan adalah tanggung jawab dari seluruh elemen warga yang tinggal di daerah tersebut.

Salah satu langkah pencegahan kejahatan adalah dengan meningkatkan kesiap sigaan dan kewaspadaan seluruh warga di lingkungan kita, salah satu langkahnya adalah membuat Crime Prevention Throught Enverionment Design ( Pencegahan Kejahatan melalui Perancangan Lingkungan ).

Pendekatan ini dilakukan dengan merancang lingkungan dengan mempersempit atau mengurangi kesempatan atau menutup celah dari seluruh ancaman kejahatan. Intinya kita sebagai warga haruslah mengetahui apa saja yang menjadi celah dilingkungan kita dan celah tersebut haruslah kita buat rencana atau kita rancang penanggulangannya sehingga ancaman terhadap asset kita berkurang. Jadi semakin kita menutup celah terhadap asset  kita maka makin kecillah ancaman terhadap Asset kita . Beberapa alternatif cara menutup celah terhadap asset kita :Menggunakan Pagar / portal pada halaman rumah kita

1. Menambahkan kunci pengamanan

2. Menggunakan Accsess Control

3. Menggunakan Alarm

4. Menggunakan CCTV

5. Petugas Satpam

Tiga Elemen dalam keamanan

Keamanan didefinisikan sebagai sebuah bentuk proteksi dengan pembuatan pemisahan antara aset dan ancaman. Termasuk dan tidak terbatas terhadap eliminasi aset ataupun ancaman baik aset secara fisik dipindahkan dari ancaman atau ancaman secara fisik dipindahkan dari aset.  (sumber: Pete Herzog, Open Source Security Testing Methodology Manual, The Institute for Security and Open Methodologies).

Tiga elemen Sistem keamanan terpadu

1. Petugas Keamanan : Petugas keamanan haruslah orang yang sangat di percaya pada saat rekruit petugas keamanan harus di pastikan latar belakangnya clear dan bisa di pertanggung jawabkan dan harus memiliki integritas

2. Peralatan Keamanan : memaksimalkan peralatan keamanan yang ada seperti alat komunikasi untuk memudahkan dalam patroli agar lebih efisien dan juga CCTV membantu anggota untuk memonitor wilayah yang tidak terjangkau dengan Patroli

3. Warga Waspada Keamanan :Penjagaan lingkungan adalah kegiatan yang di lakukan oleh seluruh warga bersama sama untuk megawasi keamanan dan intinya seluruh warga harus siap siaga dan waspada .

Sistem Keamanan terpadu merupakan penggunaan dari alat bantu yang dapat  mencegah, mengkontrol ,menghalangi  dan merespons  ( Deterence, Detec, Delay, Response) dari kejahatan sehingga masyarakat akan terlindungi dari tindakan kejahatan secara menyeluruh dan terkordinasi. Berikut beberapa alternatif strategi berkenaan dengan Sistem keamanan terpadu di lingkugan tempat tinggal kita :

1. Kerjasama dengan seluruh warga sekitar

2. Meningkatkan security Awareness di seluruh warga

3. Tingkatkan komunikasi yang baik di seluruh warga

4. Lakukan kegiatan penjagaan keamanan bersama ( siskamling )

Dua cara untuk mencegah kejahatan :

1. Kurangi peluang orang untuk melakukan kejahatan

2. Ubah motivasi seseorang untuk berbuat jahat

Mengurangi Peluang kejahatan dengan cara :

1. Mengatur secara langsung pisik lingkungan

2. Mengorganisir orang untuk membina atau memperkuat perilaku individu dan kolektif masyarakat [SR]

Read More

11 Jenis Kejahatan yang sering dialami traveler di berbagai negara

SIGAPTIPS Jakarta – Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk melakukan bepergian atau liburan ke tempat-tempat yang bagus dan menyenangkan untuk sekedar melepaskan beban penat pekerjaan yang dialami sehari-hari. Traveling merupakan salah satu kegiatan yang dinilai mampu memberikan efek relaksasi yang menyegarkan. Oleh karena itu, tak heran jika banyak orang yang berlomba-lomba untuk sesegera mungkin melakukan perjalanan dan mendapatkan kesenangan. Setidaknya ada 6 hal yang menjadikan bahwa traveling itu perlu dan mempunyai banyak manfaat, yaitu meredakan stress, menurunkan resiko terserang penyakit, mambangun dan mempererat persaudaraan, pembelajaran abadi, menambah wawasan baru dan membangun jiwa kepemimpinan dalam diri. ( sumber : https://phinemo.com/manfaat-traveling-bagi-kehidupan-sehari-hari/ ,diambil pada 11 Februari 2019).

Namun, tidak banyak orang yang melakukan persiapan secara matang sebelum melakukan travelling, terutama soal keselamatan dan potensi ancaman keselamatan di tempat yang akan di kunjungi. Pencegahan kejahatan yang mungkin terjadi harus dimulai pada diri sendiri, seperti yang disampaikan oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Komjen.Pol. Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum pada acara HUT Satpam ke 38 yang berlangsung di salah satu aula Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian ( PTIK ) beberapa waktu lalu.

Komjen.Pol. Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum pada acara HUT Satpam ke 38 yang berlangsung di salah satu aula Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK).

Pencegahan kejahatan sebagai bagian dari gaya hidup kita sehari-hari, “ Crime prevention as our lifestyle “. Perlunya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi bahaya keselamatan yang mungkin terjadi kepada kita di mana pun kita berada, sekalipun pada saat kita akan melakukan travelling. -Komjen.Pol. Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum-

Berikut di bawah ini ada 11  Jenis Kejahatan yang sering dialami traveler di berbagai negara yaitu :

1. Permainan jalanan – Paris dan London

Paris memang surganya wisata internasional. Banyak traveler dari indonesia menjadikan paris sebagai tujuan lokasi wisata terbaik. Icon destinasi menara eiffel masih menjadi destinasi terbaik. Atau Anda ingin ke london lalu berkunjung ke Big Ben, sebuah gedung Elizabeth Tower untuk menghormati Ratu Elisabeth II, lalu ke London Eye, Tower Bridge, atau ke Buckingham Palace. Terserah Anda mau kemana saja, itu adalah destinasi-destinasi terbaik untuk Anda kunjungi.

Satu hal yang harus Anda perhatikan jika berkunjung ke tempat-tempat tersebut adalah berbagai atraksi dan permainan jalanan. Ketika Anda memutuskan untuk menonton, hati-hati pada orang-orang di sekitar Anda. Sebab banyak kejadian membuktikan bahwa mereka bekerja sama dengan para pelaku pertunjukan untuk melakukan aksi copet kepada para penonton.

2. Pengedar narkoba – Koh Phangan, Thailand

Koh Phangan, sebuah daerah terindah akan bulan purnamanya di Thailand.  Tempat ini tekenal karena adanya Pesta Bulan purnama sepanjang malam saat Bulan Purnama (fullmoon) pertengahan bulan (bulan sabit) atau tanpa bulan sama sekali (blanc moon). Nah, ketika Anda akan berencana mengunjungi tempat tersebut, Anda yang berada di Thailand akan di tawari oleh penyedia jasa transportasi seperti taksi untuk menggunakan narkoba. Jangan terima narkoba tersebut, sebab jika Anda menerima biasanya akan ada polisi palsu mendatangi Anda dan meminta Anda membayar denda agar tidak di penjara.

3. Gelang Persahabatan – Paris, Roma, Barcelona dan Kairo

Anda berencana berkunjung ke Menara Eiffel, Museum Louvre, Arc de Triomphe, Katedral Notre Dame Paris dan Place de la Corcode di Italia? Atau Anda akan ke Roma, di Colosseum Rome, Monument Vittorio Emanuele II, Trevi Fountain atau ke Barcelona? Sebaiknya Anda hati-hati dengan modus penipuan berupa pemasangan Gelang Persahabatan.

Anda bisa saja ditempat-tempat tersebut di hampiri seseorang lalu menawarkan gelang persahabantan. Jika Anda tertarik, Anda bisa membelinya. Tetapi jika Anda tidak menginginkanya, Anda tahu? Mereka tidak akan mempedulikan keinginan Anda. Mereka akan memasang gelang persahabatan pada pergelangan tangan Anda meski Anda menolak. Dan Anda akan dimintai bayaran. Hati-hati, modus semacam ini juga bisa diikuti dengan kejahatan yang lain, seperti mencoba mengambil barang berharga Anda.

4. Seniman atau musisi jalanan – New York dan Los Angeles

New York, sebuah kota terbesar di Amerika Serikat berjuluk Big Apple. Setidaknya di kota seluas 6.720 mil² dengan penduduk 19.1 juta jiwa memiliki destinasi wisata terkenal seperti Patung Liberty, Empire State Building, Times Square, Brooklyn Bridge sementara di Los Angeles terdapat destinasi wisata seperti Observatorium Griffith dan Santa Monica Bay. Lokasi-lokasi tersebut manarik untuk Anda kunjungi. Tapi hati-hati, jika Anda menemui musisi jalanan yang ramah dan bersemangat menghampiri Anda untuk meminta Anda mendengarkan musiknya. Di akhir, Anda akan diminta untuk membeli CD-nya. Mungkin ia aka mengatakan pada Anda, bahwa dukungan Anda sangat berarti bagi karirnya.

Anda tidak akan bisa menolak. Sebab Anda akan terus diintimidasi untuk membeli CD-nya. Bisa saja ia melakukanya tidak sendirian melainkan bersama teman-temanya. Jadi kemungkinan Anda tolak lebih sedikit.

5. Telepon palsu dari resepsionis hotel – Seluruh Negara

Modus ini terjadi hampir di seluruh negara. Seseorang akan menelepon ke kamar hotel Anda, dan mengaku-ngaku sebagai resepsionis hotel dimana Anda menginap. Mereka bilang kalau ada masalah dengan pembayaran Anda dan meminta detail kartu kredit Anda. Jangan lengah dan cobalah tanyakan langsung pada resepsionis, sebab biasanya para pelaku melakukannya dimalam hari ketika Anda sudah lelah dan malas untuk mengurusnya. Jangan berikan informasi tentang kartu kredit Anda dengan mudah.

6. Sopir taksi membawa kabur barang-barang – Las Vegas, AS

Las Vegas menwarkan berbagai hiburan terbaik,  klub hiburan malam, dan restoran terbaik. Mulai dari mengambil foto sign Las Vegas, untuk menunjukkan Anda benar-benar di Las Vega, Pergi ke Hoover Dam, Bellagio Fountain serta Mirage Volcano. Untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut Anda biasanya akan mengunakan transportasi darat berupa taksi. Hati-hati dengan sopir taksi yang Anda tumpangi. Mereka biasanya memberikan service terbaik dengan memberikan banyak pelayanan pada Anda, termasuk menurunkan barang-barang bawaan Anda. Tapi disinilah modus kejahatan itu dilakukan, para taksi tersebut ternyata tidak menurunkan semua barang bawaan Anda.

7. Penjual peta – Eropa

Eropa adalah destinasi wisata impian bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Berbagai wisata yang menunjukkan nilai prestis memang ada disana. Well, bagi Anda yang baru saja kesana, tentu tidak mengetahui dan buta daerah tersebut. Tentu Anda butuh peta. Tapi, hati-hati pada orang yang menghampiri Anda lalu menawarkan peta pada Anda. Bisa jadi itu adalah para pencopet. Mereka akan membuka lipatan untuk mengalihkan perhatian Anda agar rekan-rekannya bisa mencopet barang berharga Anda.

8. Cewek penggoda – Athena, Yunani

Wisata sejarah dan keindahan kota ada di Yunani. Tapi hati-hati pada gadis-gadis yang sangat atraktif yang kemudian mendekati Anda, lalu mencoba menggoda Anda. Jangan mau jika Anda di ajak ke suatu tempat, sebab dari situ biasanya tindak kejahatan di mulai. Anda bisa saja akan diminta membayar tempat yang dikunjungi.

9. Pura-Pura ingin belajar Bahasa Inggris – Shanghai dan Beijing, China

Mirip seperti yang terjadi di Athena, yunani. Para gadis akan pura-pura tidak sengaja mendengar Anda menggunakan Bahasa Inggris lalu minta diajari. Nah, untuk ucapan terima kasih, para gadis akan mengundang Anda ke kafe favorit mereka, di sana kejahatan dimulai sebab Anda akan diminta untuk membayar tagihan.

10. Trik kamera rusak – Seluruh Negara

Tak terkecuali di Indonesia, trik kamera rusak hampir terjadi di seluruh negara. Modusnya hampir sama dengan yang terjadi di Indonesia. Seseorang akan meminta Anda untuk mengambil fotonya dan teman-temannya. Tapi ternyata kamera tidak bisa digunakan. Ketika Anda mencoba untuk mengembalikanya, pemilik kamera dengan sengaja akan menjatuhkanya.  Anda akan dituduh dan diminta untuk mengganti kerusakan dengan sejumlah uang.

11. Sopir taksi curang – Malaysia

Kelebihan sopir taksi tentu mengetahui daerah yang menjadi lokasi operasinya. Tentu berbanding terbalik dengan Anda yang sebagai traveler. Hati-hati jika berkunjung ke Malaysia, banyak sopir taksi nakal yang coba mengambil kesempatan. Modusnya adalah membawa Anda melewati rute yang lebih jauh dari lokasi yang Anda ingin kunjungi. Ada juga yang mengunakan trik lama yaitu dengan mengubah argo sehingga tarif bertambah dengan cepat dibandingkan yang seharusnya.

Beberapa kejahatan di atas tentu bisa jadi pertimbangan jika Anda ingin berkunjung ke negara tertentu. Modus kejahatan biasanya di tiru dan berkembang, selalu waspada dan mencari informasi sebanyak mungkin mengenai lokasi yang akan di kunjungi adalah jalan paling baik untuk mencegah kejahatan tersebut. ( Sumber : https://www.keselamatankeluarga.com/11-jenis-kejahatan-yang-sering-dialami-traveler-di-berbagai-negara/ , diambil pada 11 Februari 2019 ).[ADS]

Read More

Gedung SIGAP ‘terbakar’, Puluhan Karyawan Berhamburan

Jakarta, Sigap.com – Puluhan karyawan PT Sigap Prima Astrea berhamburan keluar gedung setelah alarm kebakaran terdengar. Suasana makin heboh karena suara alarm dibarengi dengan asap dan bau terbakar yang mulai tercium.

Security PT Sigap Prima Astrea dengan sigap memandu seluruh karyawan agar segera keluar dari gedung dan memastikan tidak ada karyawan tertinggal didalam gedung. Karyawan yang sudah berada di luar gedung segera menuju titik evakuasi yang berada tidak jauh dari halaman Kantor Sigap.

Rangkaian tersebut merupakan simulasi kebakaran yang dilakukan oleh tim K3 PT Sigap Prima Astrea sebagai upaya melatih para karyawannya untuk sigap ketika peristiwa kebakaran terjadi di tempat kerjanya.

“Ini bagian dari sistem pengamanan gedung PT Sigap Prima Astrea, khususnya terkait pemadaman kebakaran gedung”. Ujar salah satu tim K3 Sigap Agus Ambang Riadi.

Masih dalam rangkaian simulasi kebakaran, acara dilanjutkan dengan simulasi pemadaman api yang dilakukan oleh tim K3 PT Sigap Prima Astrea.

Presiden Direktur PT Sigap Prima Astrea Agust Pramono yang juga ikut dalam simulasi ini mengapreasiasi kegiatan tersebut. “Plan for the best, but prepare for the worst” ujar Agust Pramono

 

Read More

Security yang Handal

Jakarta, Sigap.com – Kita sering melihat kerja para petugas pengamanan. Yang paling terdekat saja adalah petugas pengamanan di lingkungan perumahan atau di sekolah anak kita. Selintas banyak di antara kita yang menganggap bahwa tugas mereka mudah. Hanya menjaga lingkungan, membantu anak sekolah menyeberang, atau menjaga keterbitan.

Tugas mereka tidaklah sesederhana itu. Menjadi petugas pengamanan atau security tidak semudah yang kita bayangkan.
Pada beberapa instansi atau perusahaan peran seorang security sangat penting karena juga menunjang kelancaran usaha. Lihat saja di perkantoran, security harus bersikap ramah terhadap pengunjung, memberikan bantuan kepada pengunjung, tetapi juga harus waspada dan mengawasi gerak-gerik orang yang mencurigakan. Juga di pusat perbelanjaan. tugas security bukan hanya berdiri dan melihat lalu lalang orang. Mereka ditugaskan untuk mengawasi setiap hal yang mencurigakan dan berpotensi membahayakan.
Para petugas pengamanan harus mengamankan lingkungan dari kejahatan, menjaga semua asset yang dimiliki majikannya, Dan itu semua kadang nyawa menjadi taruhannya. Banyak tindak kejahatan yang bisa mencelakakan security. Tugas dan tanggung jawab petugas pengamanan sesungguhnya sangat berat.


Para petugas pengamanan adalah orang pilihan yang benar-benar terlatih. Pelathan yang harus mereka lewati bukan pelatihan yang hanya satu-dua hari saja. Disamping itu mereka harus memiliki fisik yang kuat serta mental yang kuat. Sebab tindak kejahatan yang akan mereka temui bisa jadi adalah tindak kejahatan yang tinggi, sehingga mereka harus mampu mengatasinya. Tugas dan kewajiban security adalah untuk memberikan keamanan yang sebesar-besarnya kepada majikan atau kliennya. Banyak pelaku kejahatan yang nekad dan tidak takut kepada petugas pengamanan. Itu sebabnya sangat dibutuhkan jasa security yang handal. Itu juga bearti bahwa tugas secutiry tidak semudah yang kita bayangkan selama ini.
Lalu, bagaimanakah yang dimaksud dengan security yang handal? Menurut Bapak Agust Pramono, Presiden Direktur PT Sigap Prima Astrea, dalam bertugas sehari-hari, seorang security harus memenuhi 4 (empat) aspek, meliputi Deter, Detect, Delay dan Response. Yang dimaksud dengan Deter adalah kemampuan memberikan efek menggetarkan untuk menghalangi orang yang berniat jahat dengan cara antara lain, selalu bersikap waspada, memperlihatkan keberadaan security dengan seragam yang gagah, dan lain-lain. Detect berarti melakukan deteksi atau pengamatan terhadap setiap gejala ancaman dan kerawanan di lingkungan tugas dengan menggunakan panca indera (melihat, mendengar, mencium, merasakan, meraba). Delay yang berarti menunda atau memperlambat setiap ancaman yang akan masuk kedalam lingkungan tugas, sehingga diperlukan prosedur pemeriksaan tamu atau orang yang akan masuk ke dalam lingkungan kantor atau kawasan, atau bisa juga menggunakan akses kontrol untuk mencegah orang yang tidak berhak masuk kedalam gedung. Yang keempat adalah Response yaitu menanggapi bila terdapat hal-hal yang perlu ditindak-lanjuti, terutama pada saat terjadi accident (kecelakaan) maupun incident (peristiwa atau kejadian bahaya).
Petugas pengamanan haruslah melewati pelatihan dan pendidikan yang mumpuni, seperti anggota kepolisian atau militer serta harus memiliki kriteria khusus. Beberapa perusahaan penyedia jasa pengamanan harus memiliki metode pembelajaran yang efektif dan sarana serta prasaranan yang memadai, agar tercipta para petugas pengamanan yang handal. Pelatihan dan pendidikan ini perlu didukung dengan bantuan instruktur yang berpengalaman dari jajaran TNI dan Polri.

Di samping itu, petugas pengamanan bukan hanya memiliki fisik dan mental yang kuat, tetapi seorang security juga harus berkepribadian baik, memberikan pelayanan terbaik bagi klien, membantu kelancaran usaha klien dan memberikan service yang benar-benar professional. (erin)

Read More

Dengan Seragam, Petugas Keamanan Mudah Dikenali

Jakarta, sigap.com – Ketika kita memasuki bank, kantor, atau mall, kita akan melihat petugas keamanan berpakaian dinas berwarna putih dan biru gelap lengkap dengan atributnya. Petugas satuan pengamanan ini bersiaga menjaga keamanan di lingkungan kerjanya. Pakaian seragam yang dikenakannya membuatnya mudah terlihat. Selain itu, satpam memakai pakaian seragam dan atribut sebagai identitas pengemban fungsi kepolisian terbatas yang sah.

Namun, ternyata seragam petugas satuan pengamanan tidak hanya putih dan biru gelap saja.
Di kesempatan lainnya, kita melihat petugas satuan pengamanan mengenakan stelan jas berwarna gelap seperti sarafi untuk untuk melaksanakan tugas dalam area resmi atau seremonial.

Sebenarnya ada berapa jenis seragam petugas pengamanan? Seragam satpan telah disesuaikan dengan fungsinya yaitu seragam PDH, PDL, PSH, PSL .

Pakaian Dinas Harian (PDH) terdiri dari ;

  • Penggunaan tutup kepala memakai pet berwarna biru tua dilengkapi dengan emblem.
  • Untuk baju kemeja lengan pendek berwarna dan memakai lap pundak.
  • Sedangkan celana untuk pria adalah celana pangjang berwarna biru tua, sedangkan untuk wanita menggunakan rok panjang kebawah atau kulot disesuaikan dengan kebutuhan.
  • Lalu sepatu untuk pria sepatu rendah berwarna hitam dengan kaos kaki hitam, untuk wanita menggunakan sepatu pantofel dengan tumit setinggi 5cm dengan berwarna hitam.
  • Sabuk/ikat pinggang terdiri dari sabuk besar berwarna hitam dengan timang dari logam berwarna kuning dan ikat pinggang kecil berwarna hitam memakai timang kuning dari logam berwarna kuning dengan symbol sama pada emblem dan atribut lainnya.

Pakaian Dinas Lapang (PDL) terdiri dari:

  • Tutup kepala memakai topi lapang berwarna biru tua dilengkapi dengan emblem.
  • Baju kemeja lengan panjang berwarna biru tua dengan lap di pundak.
  • Untuk celananya pria dan wanita sama dengan seragam satpam PDH di tambah dengan pemegang kopelrim.
  • Sepatu untuk pria sepatu dinas lapang berwarna hitam sedangkan wanita sepatu rendah berwarna hitam.
  • Ikat pinggang terdiri dari kopelrim berwarna putih dan ikat pinggang kecil berwarna hitam.

Pakaian Sipil Harian (PSH), terdiri dari:

  • Setelan safari berwarna gelap untuk pria dan wanita.
  • Sepatu rendah untuk pria berwarna hitam sedangkan wanita sepatu pantofel deng tumit setinggi 5cm berwarna hitam.
  • Atribut terdiri dari papan nama yang terbuat dari mika berwarana hitam dengan tulisan berwarna putih dan digunakan di bagian dada kanan.

Pakaian Sipil Lapangan (PSL), terdiri dari:

  • Stelan jas lengkap berwarna biru tua bagi pria dan wanita.
  • Sepatu untuk pria sepatu rendah berwarna hitam, untuk wanita sepatu pantofel dengan tumit setinggi 5cm dan berwarna hitam.
  • Atribut terdiri dari kepala kopetensi Gada Pratama, Gadya Madya atau Gada Utama ditempatkan di dada bagian kiri. (erin)

“Menurut Agust Pramono, Presiden Direktur PT Sigap Prima Astrea seragam petugas satuan pengamanan telah diatur dalam Perkap 24 Tahun 2007 dengan cukup rinci dan jelas. Salah satu fungsi pemakaian seragam SATPAM dalam kaitan dengan Manajemen Pengamanan merupakan faktor deference, yaitu efek yang memberikan penangkalan bagi setiap ancaman yang akan timbul; artinya bagi orang-orang yang akan berbuat jahat akan berpikir dua-tiga kali ketika melihat SATPAM yang berpakaian seragam sedang berjaga dan bertugas.”

Read More